Mimpi Itu Nyata

Mimpi Itu Nyata
Indahnya bermimpi

Kamis, 26 Mei 2011

PENDIDIKAN BERMUTU MODAL UTAMA MEMBERANTAS RANTAI KEMISKINAN

Indonesia merupakan negara yang terkenal akan kekayaan sumberdaya alam yang sangat melimpah dan tak ternilai harganya sehingga berpotensi memiliki aset yang sangat berharga bagi peradaban dunia,  kenyataannya indonesia merupakan 100 negara termiskin di dunia. Demikian dikatakan Ir Heppy Trenggono, Ketua Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) dalam Kajian Akbar  Kebangkitan Ekonomi Indonesia di Jatim Expo, Sabtu (21/5). Di Era yang serba modern, dengan dipengaruhi perkembangan  teknologi dan informasi menyebabkan pihak asing berlomba-lomba menakhlukan negara tercinta ini, walaupun indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah bukan berarti indonesia memiliki sumber daya manusia yang melimpah pula. Hal ini ditunjukkan oleh banyaknya tenaga kerja kita yang hanya dijadikan pembantu, pelayan dan pekerjaan yang tak layak lainnya di negeri orang.
Indonesia merupakan negara yang memiliki etos kerja yang sangat rendah dan juga pendidikan yang sangat kurang, dengan kenyataan tersebut membuat rakyat semakin terpojokkan karena tidak mampu bersaing dengan warga asing, banyak anak indonesia yang tak mampu meneruskan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi dan bahkan tidak dapat mengenyam bangku pendidikan sama sekali. 
Pendidikan sangat berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memutuskan rantai kemiskinan. Setiap manusia membutuhkan pendidikan, sampai kapan dan dimanapun ia berada. Sebab tanpa pendidikan, manusia akan sulit berkembang dan bahkan akan terbelakang. Dengan demikian pendidikan harus betul-betul diarahkan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas dan mampu bersaing, di samping memiliki budi pekerti yang luhur dan moral yang baik.
Peran pemerintah
Beberapa hal yang menyebabkan bangsa indonesia tak mampulagi mengenyam dan meneruskan pendidikan mereka yaitu keterbatasan akan biaya pendidikan yang begitu melunjak serta sarana dan prasarana yang memadai. Maka untuk itu Pemerintah sangat berperan aktif dalam menunjang dan melancarkan pendidikan di Indonesia. karena dapat membantu bangsa indonesia mengenyam pendidikan yang berharga.
Pemerintah telah melakukan upaya dalam mengatasi hal tersebut, diantaranya memberikan wajib belajar sembilan tahun dengan gratis, dan bagi bangsa indonesia yang ingin meneruskan pendidikannya hingga banggu perguruan tinggi, pemerintah telah memberikan dana bantuan berupa kuliah gratis bagi pelajar berprestasi yang dinamakan bantuan Bidikmisi.
Sandiwara Pendidikan.
Belakangan ini kita telah mengetahui bahwa beberapa instansi pendidikan terbukti melakukan penyimpangan yang mengarah pada pelanggaran kode etik akademik yang dilakukan oleh beberapa instansi pendidikan, dalam hal ini yaitu perguruan tinggi, bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, pendidikan menjadi ajang untuk berbisnis.
Produk lulusan perguruan tinggi yang proses pendidikannya asal-asalan dan bahkan akal-akalan, juga cenderung menghalalkan segala cara untuk merekrut calon mahasiswa sebanyak-banyaknya, dengan promosi yang terkadang menjebak dengan iming-iming hadiah yang menggiurkan. Apakah ini gambaran pendidikan berkualitas ?. Bahkan ada beberapa PTS di Jakarta yang memainkan range nilai untuk meluluskan mahasiswanya, karena mereka takut, ketika selesai ujian akhir (UTS/UAS) banyak mahasiswanya yang tidak lulus alias IP/IPK nasakom. Sehingga mereka lulus dengan angka pas-pasan yang sebenarnya mahasiswa tersebut tidak lulus. Dalam hal ini semua pihak harus melakukan introspeksi untuk bisa memberi pelayanan pendidikan yang berkualitas. Kopertis, harus bersikap tegas menindak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang melanggar dan mensosialisasikan aturan yang tak boleh dilanggar oleh PTS. Pengelola perguruan tinggi juga harus menghentikan semua langkah yang melanggar aturan. Kunci pengawasan itu ada secara bertahap di tangan Ketua Program Studi, Direktur, Dekan, Rektor dan Ketua Yayasan.
 Pendidikan yang bermutu sangat diutamakan bagi setiap individu dan juga instansi, karena dengan cara seperti itulah bangsa indonesia mampu meningkatkan kualitas dan juga mampu bersaing di kancah internasional, dengan demikian bangsa indonesia mampu memutuskan rantai kemiskinan yang selama ini menyelimuti bangsa Indonesia.


Created by: Rizky Ananda
Jurusan Teknik dan Manajemen Industri Pertanian
Fakultas Teknologi Industri Pertanian
Universitas Padjadjaran.